kpu@maroskab.go.id 0411 - 373999

No Image

TINGKATKAN EFISIENSI PELAYANAN SDM, KPU GELAR BIMTEK SISTEM TERPADU KENAIKAN PANGKAT OTOMATIS

pangkat-otomatis
Jakarta, kpu.go.id – Untuk meningkatkan efisiensi, kecepatan serta akurasi pelayanan kepegawaian di Sekretariat Jenderal (Setjen) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Sekretariat KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota, KPU RI menggelar bimbingan teknis (bimtek) pemrosesan sistem terpadu kenaikan pangkat otomatis, Selasa (27/9).
 
Kepala Bagian Mutasi dan Disiplin Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Setjen KPU RI, Wahyu Yudhi Wijayanti mengatakan, untuk mewujudkan pelayanan kepegawaian yang cepat, akurat dan efektif, Setjen KPU RI membutuhkan peran dari sekretariat KPU provinsi guna melakukan verifikasi proses kenaikan pangkat PNS KPU di kabupaten/kota masing-masing.
 
Ia mengatakan, tahun 2017, jumlah PNS KPU yang memasuki masa kenaikan pangkat berjumlah kurang lebih 1.700 pegawai. Untuk itu KPU RI melalui Biro SDM berinisiasi meningkatkan peran KPU provinsi terkait proses-proses kenaikan pangkat tersebut.
 
“Sebagai gambaran, Tahun 2017 kita (KPU) akan memproses 1.700 PNS organik KPU yang sudah memasuki masa kenaikan pangkat. Yang mana sampai dengan saat ini proses kenaikan pangkat sepenuhnya dilakukan oleh Biro SDM Sekretariat Jenderal KPU. Untuk itu kami berinisiasi meningkatkan peran provinsi terkait proses kenaikan pangkat,” lanjut Wahyu.
 
Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepegawaian yang efektif, tepat sesuai dengan prosedur serta sesuai dengan masa kenaikan pangkat tiap pegawai di lingkungan KPU.
 
“Hal ini berdasarkan pengalaman yang kita lalui bahwa banyak berkas yang masuk ke kami banyak yang syaratnya tidak lengkap, atau belum memenuhi syarat. Untuk itu kita perlu menyamakan persepsi terkait kebijakan proses kenaikan pangkat, sehingga tujuan bersama kita bisa tercapai, yaitu ketepatan waktu dalam proses kenaikan pangkat,” tuturnya.
 
Sementara itu, Kepala Biro SDM Setjen KPU RI, Lucky Firnandy Majanto mengatakan, KPU perlu memanfaatkan sistem berbasis teknologi informasi untuk meningkatkan pelayanan kepegawaian. Ia beranggapan penggunaan teknologi informasi bisa mewujudkan pelayanan kepegawaian yang cepat dan akurat.
 
“Proses kenaikan pangkat yang cepat merupakan harapan kita semua. Kita ingin prosesnya cepat dan sesuai standar operasional prosedur yang sudah ada. Karena penggunaan teknologi informasi sudah semakin umum kita gunakan, maka sistem pemrosesan kenaikan pangkat secara otomatis ini merupakan upaya kita bersama dalam pemanfaatan teknologi informasi,” terang Lucky.
 
Terkait sistem informasi kepegawaian yang akan digunakan, Wahyu mengatakan pada proses kenaikan pangkat pegawai, KPU akan memakai Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) online milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
 
Bimtek sistem terpadu kenaikan pangkat tersebut akan berlangsung selama 2 tahap. Yakni Selasa (27/9) serta Rabu (28/9). Materi bimtek yang akan disampaikan meliputi kebijakan kenaikan pangkat, jenis-jenis kenaikan pangkat, mekanisme kenaikan pangkat, SAPK online, serta peremajaan data kepegawaian. (Sumber : www.kpu.go.id – rap/red. FOTO KPU/dosen/Hupmas)

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.